Mengenal Lebih Dekat Makna Transportasi - Heriyanto Rantelino

Mengenal Lebih Dekat Makna Transportasi

Mengenal Lebih Dekat Makna Transportasi

Transportasi di Indonesia, Dok:robiepoenya.blogspot.com


Transportasi merupakan dasar untuk pembangunan ekonomi dan perkembangan masyarakat serta pertumbuhan industrialisasi. Dengan adanya transportasi menyebabkan adanya  spesialisasi atau pembagian pekerjaan menurut keahlian sesuai dengan budaya, adat istiadat dan budaya suatu bangsa atau daerah. Pertumbuhan ekonomi suatu wilayah tergantung pada tersedianya  pengangkutan dalam wilayah tersebut. Suatu barang atau komoditi mempunyai nilai menurut tempat dan waktu, jika barang tersebut dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Dalam hal ini, dengan menggunakan transportasi dapat menciptkana suatu barang/komoditi berguna menurut waktu dan tempat.

Transportasi merupakan salah satu sektor kegiatan yang sangat penting karena berkaitan dengan kebutuhan setiap orang. Kebutuhan ini misalnya kebutuhan untuk mencapai lokasi kerja, lokasi sekolah, mengunjungi tempat hiburan atau pelayanan, dan bahkan untuk berpergian ke luar  kota. Transportasi tidak hanya mengangkut orang, tetapi juga untuk memindahkan barang dari satu tempat ke  tempat lain. Perkembangan transportasi memungkinkan berbagai kegiatan dapat diangkut melalui darat, udara ataupun laut dengan jenis angkut yang beragam.  Namun yang perlu diingat bahwa sebagai fasilitas pendukung kegiatan kehidupan, maka perkembangan transportasi harus diperhitungkan dengan tepat dan secermat mungkin agar dapat mendukung tujuan pembangunan secara umum dari suatu daerah. Pengadaan fasilitas pendukung transportasi yang melebih tingkat kegiatan hidup tertentu adalah suatu investasi yang merugikan, sebaliknya bila pengadaan transportasi kurang, maka akan berdampak pada tersendatnya kegiatan hidup dan roda perekonomian.

Moda atau jenis transportasi dapat dikelompokkan menurut media atau tempat, dimana pergerakan tersebut dilakukan, yaitu transportasi darat, transportasi laut dan transportasi udara. Sebagian besar pergerakan biasanya tidak cukup hanya dilayani oleh moda tunggal, tetapi melibatkan dua atau lebih moda. Pilihan atas moda transportasi oleh suatu wilayah perlu memperhatikan sifat ekoteknologis dari masing-masing moda, kemampuan adaptasinya pada jenis dan ragam, volume lalu lintas barang atau penumpang yang dilayani, serta kondisi alam, karena akan ikut mempengaruhi biaya konstruksi dan biaya operasi dari moda transportasi yang akan dibangun. (Nasution, 2004: 44).

Suatu transportasi dikatakan baik, apabila pertama waktu perjalanan cukup cepat, tidak mengalami kemacetan. Kedua, frekuensi pelayanan cukup. Ketiga, Aman dan kondisi pelayanan yang nyaman. Untuk mencapai kondisi yang ideal seperti itu sangatlah ditentukan oleh berbagai faktor yang menjadi komponen transportasi, yaitu kondisi prasaranan serta sistem jaringannya, kondisi sarana, serta yang tidak kalah penying adalah sikap mental pemakai fasilitas transportasi itu sendiri (Sinulingga, 2005: 148). Permasalahan transportasu tidak terlepas dari struktur kota yang berkembangn dengan latar belakang sejearahnya, politik, ekonomi, budaya dan nilai-nilai masyarakat. Menurut Riyanto (2006), permasalahan transportasi yang sering dihadapi antara lain kesenjangan supply dan demand transportasi, kesenjangan suplai secara geografis, peningkatan perminataan yang tidak diimbangi dengan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan, kehilangan waktu, biaya transportasi yang mahal, meningkatnya kecelakanan dan dampak lingkungan 3 (kebisingan, pencemaran, kelangkaan BBM, dan kelangkaan lahan di perkotaan.


Please write your comments