Pengalaman Serunya jadi Guru Dua Hari di SMK Pelayaran Cendrawasih Timika - Heriyanto Rantelino

Pengalaman Serunya jadi Guru Dua Hari di SMK Pelayaran Cendrawasih Timika

Pengalaman Serunya jadi Guru Dua Hari di SMK Pelayaran Cendrawasih Timika





Salah satu langkah menyelamatkan Papua dari jurang ketertinggalan dan keterpurukan adalah lewat pendidikan. Berada di Papua membuat saya bisa menjadi saksi langsung melihat peran pemerintah yang serius menggenjot sektor pendidikan di Papua agar tidak terjadi disparitas.

Ada yang bekerja sama dengan lembaga asing yang bergerak di sektor pendidikan semisal UNICEF dan ada juga yang merupakan inisiatif pemerintah setempat misalnya lewat program ADIK (Afirmasi  Pendidikan Tinggi) . Harapan terbesarnya adalah  agar pemuda-pemudi Papua mendapatkan kesempatan belajar dimana kelak  ilmu itu bisa diaplikasikan untuk membangun Papua ke arah yang lebih baik.

Saya kebetulan mendapatkan kesempatan berharga mengunjungi salah satu sekolah yang terletak di Mapurujaya yaitu SMK Pelayaran Cendrawasih Timika, Papua. Saya bersama Pak Thimotius dan Pak Lukas Tamatani dipercaya menjadi bagian dari penilai untuk taruna-taruni yang akan mengikuti ujian kompetensi. Kesempatan langka ini saya gunakan untuk mengamati perkembangan pemuda-pemudi Papua dalam menikmati proses belajar mengajar.





Saat  kegiatan proses belajar mengajar, mereka terlihat antusias. Mereka tak ragu bertanya jika dirasa ada yang mereka belum pahami. Mereka juga  tak malu jika tim penilai meminta mereka maju kedepan menjelaskan pelajaran yang sudah diajarkan. Keterampilan mereka dalam menghadapi ujian praktek pun cukup memuaskan.
Dengan segala keterbatasan yang ada, tidak menjadi halangan bagi mereka untuk menimba ilmu. Mirisnya, ruangan praktek mereka sempat dibobol orang yang tidak bertanggungjawab yang pada akhirnya mereka kehilangan beberapa alat praktek.  Namun hal ini tidak menyurutkan semangat mereka  menimba ilmu dan juga tak lepas dari dukungan guru-guru yang intensif mengajari mereka.

Saya sempat bercakap-cakap dengan beberapa siswa tentang rencana mereka kedepannya  setelah lulus dari sekolah ini. Jawabannya cukup mengagumkan. Ada yang ingin mengaplikasikan ilmunya di tempat usaha keluarganya dan ada juga yang ingin merantau untuk melanjutkan pendidikannya di jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.























Harapan

Dengan segala keterbatasan yang ada, tak menghalangi semangat para taruna-taruni ini untuk belajar. Berkat dukungan para  guru pula yang  tak pernah lelah memberikan pencerahan kepada mereka mulai dari pendidikan karakter dan budi pekerti,  keterampilan teknis  dan Brainstorming kepada para pemuda untuk tak lelah belajar sehingga bisa mengangkat derajat keluarga dan daerahnya.

Semoga para siswa selalu semangat belajar agar bisa membangun Papua ke arah yang lebih baik.  Semoga para guru  juga selalu dalam penyertaan Tuhan sehingga terus mendampingi mereka dan semoga pemerintah baik di tingkat daerah, provinsi dan pusat tetap memberikan perhatian kepada salah satu sekolah yang keren ini.

Terima kasih segenap guru SMK Pelayaran Cendrawasih  Timika atas kesempatan yang diberikan kepada saya terutama Ibu Kepala Sekolah (Ibu Memy Swatalbessy) , Ibu Deasi Lesomar,Ibu Hesty Naraha dan segenap guru lainnya. Terima kasih juga kepada Pak Thimotius dan Pak Lukas Tamatani telah menjadikan saya sebagai bagian dari tim penilai ujian kompetensi.

Tulisan ini saya publikasikan juga di Akun Kompasianaku


Please write your comments