7 Gombalan Cinta Dari Kaka Thomas Untuk Wanita Berkalung Noken Papua di Kuala Kencana, Papua - Heriyanto Rantelino

7 Gombalan Cinta Dari Kaka Thomas Untuk Wanita Berkalung Noken Papua di Kuala Kencana, Papua

7 Gombalan Cinta Dari Kaka Thomas Untuk Wanita Berkalung Noken Papua di Kuala Kencana, Papua


                                         



 Tadi sore, kaka Thomas sendirian jalan-jalan ke Kuala Kencana. Dia lalu menepi ke alun-alun Kuala untuk menikmati satu kantong plastik Pinang yang dia beli dari Pasar Sentral Timika. Sambil kunyah pinang dan lihat air mancur di lapangan alun-alun, ada satu perem pucuk berkalung tas noken lewat didepannya foto-foto. Hati Kaka Thomas berdebar pertanda ada rasa pada perem itu. Kaka Thomas mau mendekat tapi bingung mau bicara apa. Dia lalu menyusun gombalan-gombalan cinta sambil berharap perem pucuk itu meleleh dan bisa ambil nomor Hpnya. Gombalan cintanya tak jauh-jauh dari Noken berhubung hari ini diperingati sebagai hari Noken . Berhubung hari ini diperingati sebagai hari Noken yang ketujuh, Kaka Thomas berhasil menyusun 7 gombalan cinta buat perem itu, begini isinya:

1. Tahukah kamu bahwa Noken bisa menjadi pelengkap aksesoris yang membuat penampilan makin antik. Walau sudah pakai baju batik Papua dan topi Papua tapi kurang lengkap rasanya kalau tidak pakai noken. Seperti juga dengan kamu yang telah menjadi pelengkap di sa pu kehidupan. Tanpamu, hidup sa terasa hambar dan tak ada artinya.

2. Semakin tinggi tingkat kesulitan membuat sebuah noken, maka harga noken itu juga semakin mahal.Begitu juga dengan ko, semakin saya sulit menaklukkan ko pu hati, semakin sa rasa sayang dan makin berharga di sa pu mataku mengalahkan nilai sebongkah emas dari PT. Freeport Indonesia.

3.Noken itu berasal dari untaian benang yang kemudian dirajut Mama-Mama Papua menjadi sebuah tas yang begitu indah. Begitu juga sa pu perasaan ini berasal dari untaian rasa sayang dan rindu yang kemudian menjadikan ko menjadi perem yang paling berkesan di sa pu hati.

4. Noken bisa dipakai untuk menampung banyak barang mulai dari buku, alat tulis, Hp dan banyak lagi. Seperti juga dengan ko yang menampung sa pu rasa mulai dari rasa senang, galau, rindu, sayang dan cemburu.

5. Noken itu benda warisan dunia yang unik dari Papua. Begitu juga dengan ko, yang unik di sa pu mata. Ko pu senyum tipis, ko pu lesung pipi, ko pu kelakuan yang membuat sa rasa ko unik dari perem-perem Papua yang pernah sa liat.

6. Sa tahu bahwa tidak sembarang orang bisa buat tas Noken. Hanya orang tertentu saja yang bisa merangkainya menjadi tas Noken yang indah. Begitu juta dengan saya, tak sembarang orang bisa sa suka. Hanya orang tertentu saja yang bisa buat sa pu perasaan berdebar kayak begini .

7. Sa tahu Noken itu dirajut dengan penuh kesabaran dan butuh waktu yang cukup lama jadi. Begitu juga dengan sa pu perasaan ini yang begitu sabar menunggu ko pu jawaban mau atau tidak sama sa. Tapi asal ko tahu, kalau ko jadian sama sa, sa akan berusaha menjaga kepercayaan darimu, berikrar tidak mengecewakanmu dan akan menepati semua janji dan gombalan ini sampai ko mau jadi Maituanya anak-anakku.

Penutup

Filosofi Noken telah menjadi falsafah kita pu hubungan. Noken begitu berharga bagi orang Papua, begitupula dengan ko. Sa janji sa akan bahagian ko, kitorang saling jaga kita pu kepercayaan, kita pu cinta sampai kelak kita resmikan nanti di sa pu gereja di Marthen Luther Sempan.

Please write your comments