Peranan layanan Angkutan Sungai Danau Dan Penyeberangan (ASDP)
sangat penting, mengingat karakteristik geografi Indonesia sebagai negara
kepulauan. Sungai dan danau sebagai prasarana di wilayah tersebut telah mampu
memberikan kontribusi yang besar serta akses sampai jauh ke pedalaman dimana
moda transportasi lain seperti jalan belum menjangkaunya. Perlu diketahui bahwa
moda ini prasarananya telah disediakan oleh alam dan investasi untuk
penyelenggaraannya terjangkau oleh masyarakat.
Sebagai negara kepulauan, membuat
penduduknya, sumber daya alam dan kekuatan ekonomi tersebar di sejumlah wilayah
(pulau-pulau), sehingga membutuhkan sarana penghubung, dan salah satunya berupa
Angkutan Sungai Danau Dan Penyeberangan (ASDP). ASDP merupakan kebutuhan vital didalam menunjang pembangunan daerah
karena dapat menghubungkan daerah-daerah terpencil di Indonesia. Kemajuan
transportasi ASDP dapat mendorong kelancaran arus barang dan jasa serta meningkatkan mobilitas manusia terutama pada
daerah-daerah terpencil.
Pembangunan ASDP diperlukan sebagai sarana meningkatkan
kesejahteraan masyarakat, memberikan aksebilitas yang lebih baik sehingga dapat mengakomodasi peningkatan
kebutuhan mobilitas penduduk melalui jaringan transportasi darat yang terputus
di perairan antarpulau, sepanjang daerah aliran sungai dan danau, serta
berfungsi melayani transportasi yang menjangkau daerah terpencil dan daerah pedalaman.
Boleh dikata, keberadaan moda
transportasi ASDP memberikan gambaran tentang kemampuan daerah dan kemampuan
berproduksi masyarakat. Keberadaannya juga berperan sebagai instrumen bagi pembuka daerah terisolasi dan
memperkecil kesenjangan antar wilayah. Ketersediaan sarana dan prasarana (infrastruktur)
transportasi ASDP juga dapat mendorong terciptanya kesempatan kerja dan
berusaha. Dengan demikian, keberadaan transportasi ASDP merupakan kunci bagi
perkembangan daerah dan nasional.
Untuk
daerah pedalaman yang sebagian besar
wilayahnya hanya bisa ditempuh lewat jalur sungai, jasa transportasi ASDP
merupakan sektor potensial yang dikembangkan dan dirasa sangat penting dalam
menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah sekaligus memberi pilihan
alternatif terhadap jaringan moda transportasi sehingga prasarana dan sarana
bongkar muat barang dan pergerakan orang sebagai bagian dari simpul dan outlet
transportasi sudah selayaknya ditindaklanjuti aktif dan positif secara maksimal
yang pada akhirnya jasa dalam bidang kepelabuhanan dirasa sangat penting keberadaannya
bagi daerah pedalaman. Pengembangan transportasi ASDP sangat dibutuhkan sebagai sarana dan prasarana bongkar muat
hasil perikanan dan perkebunan masyarakat yang berasal dari daerah pedalaman.
.
Kriteria
Wilayah Prioritas Pengembangan Jasa Transportasi ASDP
Adapun wilayah yang diprioritaskan
pengembangan angkutas ASDP yaitu:
(1)
keterisolasian, terpencil dan/atau terbelakang karena keterbatasan sumber daya
;
(2)
berpotensi tumbuh cepat dengan sasaran segera berperan sebagai pendorong
pemerataan atau memacu pertumbuhan wilayah sekitarnya ;
(3) berperan menunjang perkembangan
sektor-sektor strategis;
(4)
Kawasan kritis terutama pada kawasan berfungsi lindung.
Menelaah
Fungsi ASDP
Fungsi Primer jasa transportasi ASDP yaitu
dapat menunjang serta mengakomodir kegiatan mobilitas penduduk dan pemenuhan
kebutuhan sehari-hari, potensi alam (perkebunan, pertanian, perikanan dan
lain-lain, serta pergerakan sumber daya manusia antar distrik, kampung ataukah
kabupaten di sekitar daerah pedalaman.
Angkutan ASDP sebagai fungsi sekunder yaitu sebagai angkutan di
daerah pedalaman yang letaknya yang strategis, ditunjang dengan daerah
hinterlandnya yang merupakan daerah pengembangan pemukiman masyarakat untuk
beberapa kampung, sehingga dengan adanya angkutan ASDP menjadi generator baru
pembangkit wilayah, sehingga lapangan kerja baru terbentuk yang baik untuk
masyarakat sekitar.
Keunggulan
Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan
1.
Dapat
mengangkut secara massal dapat mengangkut barang yang besar dan berat
2.
Tidak
menggunakan prasarana yang khusus layaknya transportasi darat dengan prasarana
jalan raya, dermaga ataupun jalan rel pada kereta api
3.
Memiliki
investasi biaya awal yang relatif murah
4.
Efektif sebagai transportasi jarak dekat,
menengah dan jauh
5.
Tingkat
keselamatan tinggi
Keunggulan
Komparatif Moda Transportasi ASDP
1.Polusi rendah
2. Terhindar dari kemacetan
3. Pengaturan/manajemen operasional dan pengusahaan serta pengendaliannya relatif lebih mudah dibanding angkutan jalan.
4. Prospek kembali modal (ROI) cukup baik asal dikelola dengan professional.
5. Relative hemat energy.
6. Efisien (daya angkut besar dan hemat pemanfaatan ruang)
7. Usia pemakaian relative panjang
1.Polusi rendah
2. Terhindar dari kemacetan
3. Pengaturan/manajemen operasional dan pengusahaan serta pengendaliannya relatif lebih mudah dibanding angkutan jalan.
4. Prospek kembali modal (ROI) cukup baik asal dikelola dengan professional.
5. Relative hemat energy.
6. Efisien (daya angkut besar dan hemat pemanfaatan ruang)
7. Usia pemakaian relative panjang
Kemajuan ekonomi suatu wilayah pedalaman tergantung pada ketersediaan sarana
dan prasarana pendukung kewilayahan berupa sarana/ prasarana transportasi ASDP.
Tingkat kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari kegiatan atau aktifitas
transportasi, dimana keadaan ini dapat menjadi indikator yang dapat menunjukkan
seberapa besar tingkat kemajuan perekonomian suatu wilayah, ini dapat terlihat
dari besar kecilnya indikator sektor perdagangan dan mobilitas masyarakat.
Hal Yang Melatarbelakangi Mengapa
Transportasi ASDP Perlu Digalakkan?
1.
Wilayah daerah kampung yang melingkupi berbagai pedesaan/kampung di sekitarnya
dengan indikasi pengembangan transportasi sungai yang belum optimal
2.
Adanya indikasi kebutuhan pelayanan transportasi sungai yang cukup kuat di
wilayah pedalaman dan perlu dikembangkan lebih lanjut.
3.
Rencana makro jaringan transportasi dan sistem pelabuhan terkait dengan
pengembangan transportasi sungai di wilayah ini belum banyak dilakukan
4.
Infrastruktur transportasi, diantaranya adalah dermaga sungai di sepanjang
Sungai di sekitar distrik yang perlu dikembangkan lebih lanjut
Kendala Transportasi ASDP
Pengembangkan transportasi
sungai dan danau ini dihadapkan dengan minimnya data mengenai potensi
transportasi sungai dan danau. Kurangnya data tersebut mengakibatkan kelemahan
dalam perencanaan pengembangan transportasi sungai dan danau maupun moda
transportasi lainnya.
Selain itu, yang terkadang menjadi kendala bagi
pelabuhan ASDP utamanya yang berada di
daerah terpencil adalah belum dilengkapi dengan fasilitas penumpukan barang,
lapangan parkir untuk menampung moda lain yang akan menggunakan moda angkutan
sungai. Belum tersedianya akses jalan dari dermaga yang menghubungkannya ke
jalan utama, terutama didaerah-daerah terpencil yang belum ada jalan darat.
Adanya hambatan pelayaran yang terdiri dari tonggak-kayu di tengah sungai,
dangkalnya perairan disekitar dermaga. Hal lain yang jadi kendala adalah
kurangnya rambu-rambu disekitar lokasi alur sungai serta adanya perbedaan
tinggi pasang pada musim penghujan dan musim kemarau terutama didaerah hulu
sungai, sehingga konstruksi dari dermaga harus dibangun sedemikian rupa untuk
mengantisipasinya.
Peluang
Transportasi ASDP Di Daerah Pedalaman
Potensi
sungai di daerah pedalaman sebagai jalur transportasi sungai dapat dikembang
sebagai pusat jalur perekonomian daerah pedalaman ke daerah di sekitarnya
khususnya nelayan, serta dapat dikelola
dengan dilalui perahu-perahu pengangkut barang maupun orang dengan tarif
murah dan terjangkau.
Potensi
muara sungai di daerah pedalaman sebagai
bagian dari pembangunan ekonomi, sehingga dapat mengundang banyak wisatawan dan
pengelolaan transportasi modern dengan mengembangkan jalur air yang
menghubungkan antar kawasan perekonomian di daerah pedalaman. Potensi
Transportasi Penyeberangan di daerah pedalaman
dapat menjadi nilai tambah dalam sektor perekonomian dan pariwisata.
Dengan pemanfaatan transportasi ASDP yang nyaman dan baik sehingga wisatawan
dapat menikmati perjalanan dengan wahana sungai sepanjang perjalan menuju
sungai.
PENUTUP
Dengan demikian terdapat saling
ketergantungan antara transportasi ASDP dengan aktivitas terkait pertanian,
perdagangan, dan perkembangan ekonomi wilayah.
Penulis:
Heriyanto Rantelino, Staf Dinas Perhubungan Kab. Mimika/ Pemuda Timika Papua.
Facebook: Heriyanto Rantelino
No telepon/Whatsapp : 085242441580
Line : Ryanlino
