![]() |
| Dok: yayasancaritastimika-papua.blogspot.co.id |
Kota
Timika adalah salah satu kota terseksi di Papua. Bagaimana tidak, di daerah ini
berdiri perusahaan tambang emas terbesar di Indonesia, PT Freeport Indonesia.
Anak
perusahaan dari perusahaan pertambangan Amerika Serikat, Freeport McMoRan
Copper and Gold, Inc. ini berpusat di
Tembagapura, sekitar 60 Km di utara Timika. Selain itu, ada juga 7 suku asli
yang memiliki kearifan lokal yang khas di mana dua suku besar yaitu suku
Amungme yang mendiami wilayah pegunungan dan suku Kamoro di wilayah pantai.
Lima
suku lainnya masih dalam suku kekerabatan yang berasal dari wilayah lain tetapi
sudah lama tinggal di Kabupaten Mimika, yaitu suku Dani/Lani, Damal, Mee,
Nduga, dan Moni. Belum lagi geliat bisnis di kota ini yang cukup menjanjikan.
Karena hal inilah banyak masyarakat yang berdatangan dari penjuru Nusantara
untuk mencoba peruntungan di Tanah Amungsa Bumi Kamoro ini.
Kabupaten
Mimika menawarkan sejumlah tempat
wisata/rekreasi di mana rekan-rekan dapat rehat sejenak atau menikmati pesona
keindahan alam yang dapat Anda nikmati ketika berkunjung ke daerah ini. Adapun
kawasan yang dimaksud di antaranya:
1.
Wisata Pantai Ipaya
Ipaya
merupakan kawasan gabungan tiga kampung yaitu Ipiri, Paripi, dan Yaraya. Daerah
Ipaya ditargetkan menjadi kota pusat pariwisata pantai karena letaknya sangat
strategis dan kekayaan alam yang melimpah. Untuk menuju lokasi pekerjaan Ipaya dari Kota
Timika membutuhkan waktu perjalanan sekitar 4 jam.
Jarak
kota Timika menuju Pelabuhan Pomako yaitu sekitar 43 Km yang ditempuh dengan
jalur darat dan kondisi jalan cukup baik, ditempuh selama kurang lebih 1,5 jam.
Selanjutnya, dari Pelabuhan Pomako menju
lokasi pekerjaan di Desa Ipaya ditempuh menggunakan perahu selama 2 jam
perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 70 Km.
2.
Taman Nasional Lorentz
![]() |
| Dok:CNN Indonesia |
Sebagian
wilayah Kawasan Taman Nasional Lorentz masih termasuk dalam wilayah Kabupaten
Mimika. Sebagian wilayahnya lagi masuk di wilayah Kabupaten Jayawijaya,
Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Paniai dan Kabupaten
Asmat, Kabupaten Nduga, Kabupaten Lanni Jaya, dan Kabupaten Puncak.
Di
kawasan ini, Anda bisa menyaksikan keindahan pantai panorama hutan bakau dan
nipah dengan akar-akar bakau yang tersusun rapi di atas permukaan air menghiasi
tepi-tepi kali sepanjang mata memandang, panorama air terjun yang asri,
panorama bentangan es (gletser) di Puncak Cartensz.
Setidaknya terdapat 34 tipe vegetasi diantaranya hutan
rawa, hutan tepi sungai, hutan sagu, hutan gambut, pantai pasir karang, hutan
hujan lahan datar/lereng, hutan hujan pada bukit, hutan kerangas, hutan
pegunungan, padang rumput, dan lumut kerak.
3.
Kali Pindah-pindah
Sungai/Kali
Pindah-Pindah memiliki keunikan tersendiri
dimana aliran airnya yang sering berpindah. Kadang alirannya dikanan, di
kiri, atau di bagian tengah. Kali ini terletak di Jalan Trans Timika - Nabire,
sekitar 1 jam dari Kota Timika.
Di
pinggir sungai ditumbuhi pohon cemara yang membuat sungai ini semakin indah dan
enak dipandang. Airnya sangat jernih dan
dingin. Dipinggir sungai terdapat banyak batuan besar untuk duduk-duduk santai
sambil rendam-rendam kaki dan menikmati keindahannya. Kali Mayon
4.
Kawasan Outbound di Brigif Mapurujaya.
Warga
Timika patut berterima kasih kepada jajaran TNI Angkatan Darat khususnya
rekan-rekan dari Brigif 20/ Ima Jaya Keramo. Kita bisa menemukan
sarana rekreasi di alam terbuka di Mako Brigif Timika kawasan
Mapurujaya.
Di
tempat ini teman-teman bisa mencoba Flying Fox
dimana kita bisa meluncur dari ketinggian 50 meter diatas permukaan
tanah dengan waktu tempuh selama 30-45 detik. Ada juga jembatan gantung yang
menghubungkan area perkantoran dengan perumahan yang melewati sungai yang cukup
dalam dengan daya jelajah sekitar 30 meter.
Ada
juga jembatan goyang dan jembatan tali tiga. Tak hanya itu, teman-teman bisa
bergoto selfie di atas pohon dengan fasilitas yang safety. Tempat ini dibuka
untuk umum dan untuk tarifnya terjangkaulah. Dengan adanya wahana hiburan ini
melepaskan kepenatan serta mendidik untuk dapat mengisi waktu luangnya dengan
kegiatan positif.
5.
Kali Kyura
Lama
perjalanan dari Kota Timika ke daerah ini sekitar 2 jam. Kita bisa merasakan
suasananya sangat sejuk dan menenangkan. Belum lagi air yang jernih sehingga aman untuk
mandi-mandi. Di kiri kanan sungai terdapat bebatuan besar semacam tebing batu
yang layak untuk dijadikan tempat berswafoto.
6.
Kali Iwaka
Kali
ini letaknya di daerah Kuala Kencana, masih masuk dalam wilayah PT.
Freeport, sekitar 30 menit dari kota
Timika. Sungainya tidak terlalu besar dan airnya sangat jernih. Terdapat spot
yang cukup dalam dengan pohon tumbang di atasnya jadi kita dapat melompat dari
batang pohon ke kali.
7.
Wisata Tambang Kawasan Pertambangan PT Freeport
Wisata
tambang Kawasan pertambangan PT Freeport
sebenarnya bukan diperuntukkan untuk berwisata. Jadi bagi yang tidak
berkepentingan dilarang masuk, kecuali yang mendapat undangan khusus. Biasanya
hanya moment-moment tertentu, tamu yang diundang bisa diberikan kesempatan.
Bagi
yang mendapat ijin, maka bisa menyaksikan bagaimana proses perusahaan ini dalam
mengelola bahan tambang.
Melihat
lokasi underground tambang yang mempesona, melihat gereja dan mesjid bawah
tanah, melihat kendaraan besar yang mengangkut barang tambang, melihat lebih
dekat bagaimana perusahaan ini menerapkan keselamatan kerja tingkat tinggi
untuk para pekerjanya.
8.
Waterboom SP3
Seperti
halnya waterboom di kota-kota besar, di tempat ini, Anda bisa mengajak keluarga
dan teman menikmati wahana permainan air. Yah, walaupun sarananya tak selengkap
di daerah lain tapi setidaknya menjadi salah satu tujuan destinasi untuk
melepas penat. Daerah ini berada di kawasan SP3.
9.
Kuala Kencana
Kuala
Kencana merupakan kawasan terbatas yang dikelola oleh PTFI dan sebenarnya bukan kawasan yang dikhusukan untuk berwisata
soalnya yang diperbolehkan masuk ke daerah ini hanya orang-orang yang memiliki
kartu identitas ID PTFI atau yang telah memiliki ijin tertentu.
Setiap
kendaraan yang akan masuk ke Kuala Kencana mungkin harus melewati pemeriksaan
yang ketat dan menyeluruh oleh petugas keamanan di checkpoint perbatasan
Timika-Kuala Kencana.
Orang-orang
terpesona dengan keasrian, kesejukan dan kebersihan kawasan ini. Para
pengunjung biasanya tak melewatkan momen foto di kawasan lapangan dimana
terdapat tugu yang merupakan hasil kerajinan masyarakat Papua dan dipercantik
dengan semburan air mancur disekelilingnya.
Sekedar
informasi bahwa Kuala Kencana adalah
kota pertama di Indonesia yang telah menggunakan underground utilities untuk
saluran kabel listrik, komunikasi, serta distribusi air bersih dan pengolahan
limbah yang terpusat. Tidak ada tiang jalur kabel listrik atau kabel telepon
yang terlihat di lingkungan ini karena semuanya tertanam rapi di dalam tanah.
Pokoknya berasa ada di luar negeri deh tempatnya.
10.
Wisata Sejarah Keakwa
Keakwa
mempunyai pesona pantai pasir putih yang mempesona. Kekayaan udang, kepiting
dan ikannya juga melimpah. Tak hanya itu, kampung yang berada di Distrik Mimika
Tengah ini pernah menjadi basis pertahanan Jepang saat diserang sekutu sewaktu
Perang Dunia II.
Kampung
ini menjadi basis utama pertahanan tentara Jepang melawan sekutu di bagian Selatan Papua. Disini terdapat
pelabuhan utaman untuk memobilisasi peralatan tempur Jepang. Kita masih bisa menemukan puing-puing barang-barang
peninggalan sejarah Jepang dan Amerikan Serikat terutama mesin-mesin perangnya.
Ada mortir, tank, meriam, peluru dan pesawat tempur.
11.
Kampus Biru
Dok:burhansyah12.blogspot.co.id
Kawasan
wisata yang terletak di Kampung Atuka,
Distrik Mimika Tengah ini menarik untuk dikunjungi. Pasalnya terdapat panorama
pantai yang terbentang langsung dari hamparan air laut yang membuat betah untuk
bersantai bersama keluarga. Terdapat juga sumur air tawar yang berada di daerah
yang dikelilingi laut.
Penutup
Informasi
wisata ini mematahkan paradigma orang bahwa Timika dan kawasan sekitarnya tidak
memiliki objek wisata yang asyik untuk dikunjungi. Anda dapat menikmati
panorama keindahan alam dengan jernihnya air di Sungai Mayon, Kali Iwaka dan
Sungai SP 5. Bisa menikmati wisata tambang dengan mendapat ijin dari PT.
Freeport Indonesia.
Mengunjungi
pemandangan alam di Puncak Gunung Cartenz.
Anda juga dapat berkeliling untuk melihat keindahan Kuala Kencana yang
merupakan kota dalam kota dengan sejuta pesona keindahannya. Teman-teman juga
bisa melihat lebih dekat bagaimana masyarakat asli membuat kerajinan tangan.
Jadi jika teman-teman ke Timika, singgahlah ke beberapa objek wisata tersebut.
Tulisan ini saya publikasikan juga di akun Kompasianaku
Tulisan ini saya publikasikan juga di akun Kompasianaku












