![]() |
| Dok:TruePapua.Com |
Semangat Pak Presiden
Joko Widodo dalam membangun Indonesia sangat terasa. Hal ini merupakan bagian
dari realisasi cita-citanya sebagaimana yang termaktub dalam konsep Nawacita.
Terasa bagaimanamantan Walikota Solo ini menggenjot pembangunan infrastruktur dan
sumber daya manusia di seluruh nusantara.
Sebelum Pakde Jokowi
memerintah, sangat terlihat bahwa jatah pembangunan berkonsentrasi di Pulau
Jawa sehingga lahirlah pemahaman
"Jawa-Sentris". Hal ini menimbulkan kecemburuan dari
pulau-pulau lainnya yang hanya mendapatkan porsi pembangunan yang sedikit.
Alhasil semangat
nasionalisme mengalami degradasi akibat kejadian ini. Ada saja penduduk yang merasa
dianaktirikan sehingga membuat lahir pemahaman bahwa ada ketidakadilandi
beberapa daerah khususnya di Papua.
Setelah penantian
lama, angin segar itu muncul ke permukaan. Adalah Pak Jokowi yang akhirnya
berhasil menduduki pucuk dalam
pemerintahan. Terasa sekali Beliau punya perhatian khusus pada Papua. Buktinya hingga di awal tahun 2018 ini, Mantan Gubernur
Jakarta ini sudah bertandang ke Papua sebanyak lima kali. Sekedar informasi
bahwa Beliau menjadi presiden yang paling banyak melawat ke Papua.
Presiden-presiden Indonesia sebelumnya tak seintens Beliau.
Kehadiran Pakde
Jokowi membawa semangat baru. Beliau membawa pelajaran mengenai pembangunan
yang berwawasan Indonesia Sentris. Pembangunan infrastuktur dan juga Sumber
Daya Manusia (SDM) juga ditingkatkan sehingga membawa semangat baru bagi masyarakat Papua untuk
keluar dari jurang ketertinggalan, jurang keterpurukan, kesenjangan sosial dan
keterisolasian.
Sangat terasa sekali
bahwa selama ini daerah Papua menjadi anak tiri ketimbang pulau lainnya. Entah
karena dipandang daerah ini kurang menjanjikan jika dikembangkan untuk menambah
pundi-pundi penghasilan negara atau karena alasan perhatian media yang tidak
terlalu menyoroti pembangunan Papua, makanya pemimpin-pemimpin sebelumnya
kurang konsentasi terhadap pembangunan Papua. Mungkin dipikirnya, lebih baik
bangun Pulau lainnya, toh dapat sorot dari media yang banyak di daerah
tersebut, lumayan untuk menaikkan elektabilitas dan pencitraan.
Melalui sepak
terjangnya membangun Papua, Beliau hendak menyampaikan kepada masyarakat bahwa
Indonesia itu bukan hanya Pulau Jawa saja tapi pulau-pulau lain di luar Jawapun
tak luput dari perhatiannya. Dari dulu, kita menyaksikan berbagai proyek
pembangunan prestius terkonsentrasi di Pulau Jawa. Di luar dari itu hanya dapat
proyek pembangunan yang tidak megah di Pulau Jawa.
Semangat
Pakde Jokowi Terhadap Papua
![]() |
Dok:Kece-Bonk TV Youtube
Terasa sekali Pakde
menggenjot dua kementrian teknis yang memiliki portofolio pembangunan
infrastuktur untuk membangun infrastruktur di Papua yaitu Kementrian Pekerjaan Umum dan Kementrian Perhubungan (Kemenhub). Dari
sisi pembangunan SDM, Beliau menggenjot Kementrian Pendidikan, Kementrian
Kesehatan,dan Kementrian Pemberdayaan Anak dan Perempuan.
Tol laut, trans
Papua, Tol udara dan Palapa ring adalah sederet pembangunan infrastruktur yang
terus digenjot untuk menciptakan rasa keadilan dan kesejahteraan
bagi masyaraka Papua. Bukti bahwa Pakde
Jokowi membangun Papua dari pinggiran, dari pulau-pulau terluar, dari daerah
perbatasan dan dari kawasan Indonesia Timur.
Dirasakan bahwa hal
ini akan memberikan dampak yang besar di tengah masyakat Papua diantaranya transportasi masyarakat utamanya
dari pedalaman dan pesisir mulai lancar dengan tarif yang terjangkau, mampu
menurunkan nilai distribusi barang, menciptakan lapangan kerja yang lebih
luas. Inilah yang menjadi daya dorong
bagi masyarakat Papua untuk semangat berjuang
untuk melepaskan diri dari belenggu ketertinggalan.
Terima kasih Pakde
Jokowi. Jangan lelah ya membangun Papua!
Tulisan ini juga saya publikasikan di akun Kompasiana saya di Kompasiana

