![]() |
| Staf Bidang Darat Dinas Perhubungan Mimika. Dok: Pribadi |
Perhubungan
darat merupakan salah satu bagian di instansi Dinas Perhubungan. Tugasnya mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan transportasi darat seperti terminal
penumpang, stasiun kereta api, pengujian kendaaraan bermotor, halte bus, Bus
DAMRI, jembatan timbang dan masih banyak lagi.
Tak
hanya itu, mereka juga mengemban tugas untuk menciptakan ketertiban dan
keamanan bagi para pengguna kendaraan, menciptakan rekayasa lalu lintas serta
membuat undang-undang.
Tanggung
jawab mereka tergolong berat ketimbang perhubungan laut dan udara mengingat
mayoritas masyarakat menggunakan transportasi darat sehingga tak bisa
dipungkiri bahwa tingkat kecelakaan paling banyak di sisi darat.
![]() |
| Staf Bidang Darat Dinas Perhubungan Mimika. Dok: Pribadi |
![]() |
| Staf Bidang Darat Dinas Perhubungan Mimika. Dok: Pribadi |
Bidang
Perhubungan darat diidentikkan dengan ketangguhan. Berbagai masalah yang ada di
lapangan menuntut mereka untuk bersikpa demikian.
Mulai
dari bagaimana menyadarkan masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas,
membenahi fasilitas-fasilitas transportasi yang sudah lapuk oleh usia atau yang
dirusak oleh masyarakat sendiri dan bagaimana sikap tangguh mereka dikala
melakukan pengawasan arus lalu lintas Belum lagi bagaimanan mereka menghadapi
masyarakat yang egois, mau menang sendiri, dan seenaknya berantraksi di jalan
raya.
Oleh
karena itu, untuk membereskan berbagai permasalahan yang menggurita tersebut,
mereka bersinergi dengan berbagai
kalangan seperti Pihak Kepolisian terutama Polisi Lalu Lintas, jajaran TNI,
Subdenpom, Dinas Pendapatan Daerah, Samsat, Pusat Perijinan Terpadu, Dinas
Pekerjaan Umum dan masih banyak lagi.
![]() |
| Staf Bidang Darat Dinas Perhubungan Mimika Bersama Pihak Lantas dan POM. Dok: Pribadi |
![]() |
| Staf Bidang Darat Dinas Perhubungan Mimika Bersama Satlantas. Dok: Pribadi |
Saya
akui bahwa ada berbagai dinamika menjalani kehidupan sebagai staf perhubungan darat.
Mendapat
umpatan dari masyarakat padahal ditegur demi keselamatan diri mereka sendiri,
harus rela menjemur di bawah terik
matahari menyengat demi pengawasan arus lalu lintas, atau mendapat pandangan
mata sebelah dari orang-orang yang tidak ingin ada ketertiban berkendara.
Namun
kembali lagi ke nilai filosofinya bahwa anak darat mesti tangguh, kuat
mmenghadapi tantangan di lapangan demi menciptakan ketertiban, kelancaran, dan
kenyamanan berlalu lintas.
Tulisan ini saya publikasikan juga di Akun Kompasianaku




