![]() |
| Aneka Macam Noken yang dijual di salah satu UMKM di Timika, Papua. Dok:Pribadi |
Matahari naik menyongsong siang, terik matahari yang
menyengat tak membuat surut semangat
Mama-Mama Papua, sebutan untuk ibu-ibu dari Papua, menjajakan hasil kerajinan tangannya. Hal ini
nampak saya lihat kala menghadiri festival UMKM
yang bertempat di Gedung Eme Neme Yauware, Kota Timika, Papua.
![]() |
| Stan UMKM Noken Saat Festival Daerah di Timika, Papua. Dok:Pribadi |
Kegiatan ini
merupakah bentuk kerjasama pemerintah setempat dalam rangka mendorong dan memfasilitasi penguatan
kapasitas masyarakat dalam pengembangan
ekonomi lokal kewirausahaan. Disini tampak berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan
Menegah (UMKM) dari Papua mulai dari patung, kain batik, tas tradisional noken,
dan masih banyak lagi.
Dari hasil kerajinan
yang ditampilkan, tampak noken atau tas tradisional Papua yang mendominasi. Yang menjadi daya tarik
tersendiri. Mama-Mama Papua yang
bertindak sebagai pengrajin noken mengisi waktunya dengan mempertunjukkan
kebolehannya merajut noken.
Arti dan Filosofi Noken
Noken adalah tas
tradisional papua yang terbuat dari bahan asli alam Papua berupa kulit kayu,
kulit batang anggrek, dan serat
pohon. Namun seiring dengan perkembangan
zaman, ada juga yang kini menggunakan
benang. Pengerjaannya dibentuk dengan sistem anyam atau rajut. Bentuk rajutan
Noken biasanya berbentuk jaring dan digunakan untuk membawa barang dengan
mengaitkan tali ikatan Noken tersebut di kepala sedangkan barang bawaannya
diletakan di bagian belakang.
Noken dimaknai
sebagai rumah berjalan karena berisi segala kebutuhan. Noken sendiri bukan
hanya dilihat sebagai tas gantung melainkan sebuah simbol kesuburan bagi kaum
perempuan karena dari noken itulah anak-anaknya bisa bersekolah hingga menjadi
pejabat daerah.
Keunikan lainnya
bahwa Noken sudah dikategorikan sebagai warisan budaya tak benda yang menurut
Konvensi UNESCO pada 2003 sebagai warisan budaya tak benda. Tentunya ini
menambah panjang daftar kebudayaan Indonesia yang telah diakui sebagai warisan
budaya dunia. Dampak positif dirasakan mulai dari peningkatan citra Indonesia
di forum International, pendorong upaya untuk melestarikan unsur budaya noken,
menunjukkan kekayaan budaya masyarakat Papua, mendapatkan perhatian badan
internasional dan pemerhati kebudayaan internasional, meningkatkan promosi
pariwisata, baik di dalam maupun luar negeri, dan peningkatan kesejahteraan
para pembuat kerajinan warisan budaya noken. Pada akhirnya hal ini dapat
mendongkrak permintaan dari orang-orang tertarik dengan keberadaannya.
Potensi Pasar UMKM
Noken
Menghadapi era
Disrupsion yang semakin kompetitif ini, maka UMKM Noken sebagai bagian dari
usaha-usaha ekonomi kerakyatan mulai menapaki akses pemasaran maupun promosi
yang lebih luas. Tak hanya melalui pameran saja, tapi juga sudah mulai merambah
ke penjualan daring. Akses Papua yang
sangat jauh dari kota besar maka dipandang
media daring sangat menolong untuk mempromosikan produk-produk lokal kreatifitas
dan masyarakat Papua ke dunia luar.Dengan adanya pemasaran via daring maka
dirasa mampu melayani permintaan dalam jumlah besar karena internet telah
menghubungkan banyak pelaku usaha kecil bahkan perorangan dan juga mampu
mengonsilidasi permintaan yang besar.
Dilihat dari trend perkembangannya di pasaran,
permintaan noken di dalam negeri maupun luar negeri cukup besar. Karena trafik
yang cukup baik ini maka pemerintah
mendorong mama-mama Papua yang bergelut
dalam produksi noken untuk membentuk
kelompok UMKM. Kehadiran UMKM Ini
merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga dan mengembangkan warisan dunia
ini sebagai aset terkait pengelolaan, pengembangan, dan pelestarian noken yang
sudah ditetapkan sebagai warisan dunia tentu menjadi branding sendiri.
UMKM Noken mempunyai peluang besar kedepannya
untuk dikembangkan karena perlahan tapi pasti, tingkat permintaannya di pasar
cukup menjanjikan karena :
1.Pemesanan noken di
tingkat pemerintahan Papua. Saat ini, hampir semua kabupaten di Bumi Cendrawasih
ini mengeluarkan peraturan bahwa noken sebagai aksesoris wajib digunakan pada
saat jam kerja. Ini merupakan bentuk
apresiasi kehadiran noken sebagai identitas Papua dan penghargaan noken sebagai
aksesoris khusus berbasis budaya dalam birokrasi pemerintahan di Papua. Hal ini
yang kemudian memunculkan gairah mama-mama Papua untuk membuatnya setelah ditetapkankan penggunaan
wajib noken bagi seluruh Aparatur Sipil Negara di wilayah Papua.
2. Pemesanan noken di
tingkat internasional dari wisatawan yang menyukai atau menggemari produk lokal
ini. Tingkat kepopuleran Noken sebagai identitas budaya Indonesia khususnya
sebagai kerajinan unggulan Papua, menjadikannya sebagai benda yang menarik untuk
dijadikan sebagai oleh-oleh atau sebagai
barang koleksi.
UMKM Noken adalah
bagian dari langkah nyata dalam pembukaan akses ke dalam berbagai peluang yang akan membuat masyarakat papua
utamanya kalangan perempuan untuk
mengubah perekonomian mereka kepada satu keadaan yang lebih baik. Ini salah satu cara mengembangkan
jiwa wirausaha adalah melalui
kegiatan bimbingan manajemen usaha bagi
perempuan asli Papua dalam menopang ekonomi keluarga.
Melihat fenomena
tersebut dapat disimpulkan Noken sebagai produk lokal yang punya nilai lokal
cukup tinggi mampu meningkatkan
kebutuhan pasar domestik dan internasional. Kondisi itu berdampak positif bagi
terciptanya lapangan pekerjaan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat Papua,
yang memang pada dasarnya sudah menjadi pengrajin Noken.
Kehadiran JNE di Kota Timika, Papua
Geliat usaha bisnis
daring di Kota Timika cukup baik. Hal ini bisa dilihat dari antusias masyarakat
yang datang mengirim atau mengambil paketan pengiriman bisnisnya. Tak
ketinggalan juga engan perusahaan logistik JNE. Boleh dikata, unit usaha
penyedia jasa pengiriman ekspres dan logistik
inilah yang terbesar di kotaku. Cabangnya saja ada dua sedangkan jasa pengiriman lainnya yang hanya punya satu
cabang saja. Masyarakat bisa menjumpainya di Jalan Cendrawasih dan Jalan Budi
Utomo. Kehadirannya tentu akan
memudahkan pelaku UMKM Noken di
Papua dalam menggaungkan produknya sekaligus bertransaksi ke seluruh wilayah di
Indonesia.
JNE sebagai salah
satu perusahaan jasa pengiriman barang hasil dari produk UMKM Noken sangatlah
diperlukan karena menjadi jembatan antara penjual dan pembeli yang berada di
lokasi yang berjualan. JNE memberikan kemudahan kepada masyarakat guna
mendapatkan produk noken khas Papua ini yang dibarengi dengan semangat
Connecting Happiness dan turut mengembangakan UMKM memasarkan produknya secara
online. JNE punya program edukasi digital marketing dan digital packaging
sehingga UMKM dapat bersaing secara
nasional. Kehadirannya sangat membantu dalam memasarkan produk-produk khas yang
dihasilkan UMKM lokal terutama noken di
seluruh Indonesia dan luar negeri yang pada akhirnya berdampak positif terhadap
perekonomian daerah Papua.
Penutup
Bagi orang Papua,
Noken adalah salah satu warisan leluhur orang Papua. Warisan budaya ini sudah
menyatu dengan orang Papua turun temurun dan sekarang bagaimana orang Papua
menyelamatkan dan melestarikan sehingga tetap menjadi warisan budaya dunia.
Peran UMKM Noken dan JNE sebagai perusahaan ekspedi dirasa punya pengaruh besar
dalam menyebarkan spirit tersebut
sekaligus membantu meningkatkan
pendapatan daerah Papua khususnya mama-mama Papua yang bertindak sebagai
pengrajin noken.
Tulisan ini saya publikasikan juga di akun Kompasianaku




