Lima Benda Penolak Santet dari Warisan Leluhur Toraja
Penulis mendapat banyak pertanyaan dari berbagai orang mengenai seluk beluk Tana Toraja. Mereka menganggap bahwa ada banyak hal yang bisa digali dari Tana Matarik Allo, Tondok Lepongan Bulan ini. Pertanyaan mereka kebanyakan mengenai pariwisata dan kebudayaan di Toraja. Tak jarang juga, ada yang menanyakan tentang hal-hal mistik. Kali ini penulis menjawab pertanyaan dari seorang teman mengenai penangkal bala atau benda yang digunakan untuk menangkis ilmu-ilmu hitam yang hendak mengincar seseorang. Ini merupakan hasil diskusi dengan salah satu tokoh yang dituakan di Toraja. Adapun benda-benda tersebut yaitu:
1.Minyak Bumi Benda cair ini dikemas dalam botol dan biasanya diletakkan di atas pintu masuk rumah. Dipercaya bahwa orang-orang yang hendak berniat jahat dan ingin menaruh jimat/pelet akan gemetaran atau terhalangi untuk masuk ke dalam rumah itu. Itupun jika orang tersebut bisa melewatinya, maka ilmu/khasiat benda pelet yang dibawanya tak berfungsi untuk sementara waktu.
2. Tanaman tabang Tanaman jenis ini sering dijadikan sebagai tanaman penolak bala. Jika seseorang hendak mengirim makhluk halus seperti jin atau tuyul ke rumah seseorang, maka jin/tuyul tersebut tertahan di tanaman ini. Katanya tanaman ini dijadikan sebagai alat untuk menarik perhatian makhluk halus agar tidak menganggu anggota keluarga dalam rumah tersebut
3. Campuran merica, bawang merah dan minyak goreng yang diramu menjadi minyak gosok. Ramuan ini dioleskan ke tubuh seseorang. Ramuan ini dipercaya mengusir roh-roh jahat yang ada dalam tubuh orang tersebut.
4. Bangle Tanaman yang bentuknya seperti jahe ini juga digunakan untuk mengusir roh jahat yang ada dalam tubuh seseorang. Bau dari tanaman ini tak disukai oleh orang-orang yang punya “ilmu”. Cara pemakaiannya yaitu, tanaman ini dikunyah dan ampasnya dioleskan ke tubuh seseorang.
5. Baju Dalam (Singlet) dan Celana Dalam Dipercaya bahwa dengan menggunakan benda ini dengan posisi terbalik (bagian depan menjadi bagian belakang dan sebaliknya) maka membuat orang tersebut tak akan bisa dijampi/dipelet orang. Demikianlah benda-benda yang dijadikan sebagai penolak bala warisan nenek luhur orang Toraja. Percaya atau tidak namun inilah salah satu mitos yang berkembang di Tana Toraja.
Sumber foto dari : adriarani.blogspot
Artikel ini juga saya publikasikan di akun Kompasiana dengan alamat http://www.kompasiana.com/heriyanto_rantelino/lima-benda-penolak-santet-dari-warisan-leluhur-toraja_54f6d785a3331183558b496f
